Manajemen Produksi untuk UKM

Kerajinan memang seringkali melahirkan karya yang unik dan memiliki daya tarik pembeli yang cukup kuat. Umumnya kerajinan memang lebih banyak dianggap sebagai representasi dari suatu daerah, sehingga tidak jarang jika kerajinan seringkali dijadikan oleh-oleh khas suatu daerah.

Salah satu kerajinanan yang saat ini telah banyak memberikan keuntungan financial bagi para pengrajinnya adalah kerajinan tas plastik anyam.

Sebagai usaha kecil yang lebih banyak mengandalkan tenaga dan ketrampilan menganyam ini, manajemen produksi untuk UKM di sektor karajinan tas plastik anyam adalah memang belum dilakukan secara maksimal.

Akibatnya proses produksi seringkali mengalami hambatan khususnya modal. Dengan pangsa pasar yang masih bagus, sayang rasanya jika UKM di sektor ini harus berhenti berproduksi hanya kerana manajemen produksi untuk UKM disektor kerajinan ini tidak diterapkan.

Perannya yang sangat besar dalam memberikan pekerjaan kepada masyarakat memang sudah sepantasnya mendapatkan perhatian.

Bagaimanapun juga sumber daya manusia yang kompeten memang sangat diperlukan untuk membantu menyusun manajemen produksi pada UKM secara maksimal. Jika tidak didukung dengan sistem manajemen produksi yang baik, maka bisa jadi akan menghambat proses penjualan yang akhirnya bisa merugikan pihak produsen dan bisa mengecewakan konsumen.

Proses produksi yang dilakukan oleh UKM biasanya memang merubah barang baku menjadi barang baru baik itu dengan cara menenun, menyamak, memotong, dan lain-lain. untuk UKM di sektor kerajinan tas plastik anyam ini adalah merubah barang jadi menjadi barang baru. Barang jadi di sini berupa bahan anyam untuk tas seperti halnya plastik gulung.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Setiap gulungnya biasanya bisa untuk membuat beberapa tas. Dengan perpaduan warna yang ada, setipa gulungnya bisa menghasilkan jumlah berbeda tergantung dari banyaknya motif yang digunakan.

Agar proses produksi tidak terhambat atau berhenti di tengah jalan, bagian dari manajemen produksi berikut ini harus benar-benar diperhatikan;

a. Pembelian bahan baku
Sebelum melakukan produksi, bagi UKM yang tidak bisa menyediakan bahan baku sendiri maka harus membeli.

b. Menjaga kualitas
Kualitas produksi merupakan hal sangat penting untuk benar-benar diperhatikan oleh produsen, dalam hal ini adalah UKM.

Bagaimanapun juga kualitas produk merupakan pertimbangan utama bagi setiap konsumen, karena tanpa kualitas, konsumen akan enggan untuk membeli produk anda. Lakukan pengecekan pada setiap produk yang telah selesai diproduksi, dan pastikan tidak ada satupun yang cacat.

c. Penyimpanan barang yang telah jadi
Stok barang yang cukup memang harus diperhatikan. Dalam manajemen produksi untuk UKM ini penyimpanan barang juga merupakan bagian penting yang harus terus terpenuhi.

Hanya saja anda harus benar-benar mengetahui rata-rata kebutuhan barang yang diperlukan oleh konsumen. Ingat, jangan sampai anda menimbun barang terlalu banyak karena bisa mengganggu sirkulasi modal usaha.

d. Melakukan pemeliharaan barang
Barang yang sudah jadi tapi masih disimpan sebagai stok untuk jangka beberapa waktu, maka barang tersebut membutuhkan perawatan. Perawatan di sini difungsikan untuk mengantisipasi adanya barang yang rusak atau kotor.

e. Melakukan pengiriman barang
Tahap ini merupakan tahap akhir yang nantinya akan menentukan eksistensi bisnis anda. Barang yang dikirim dan mendapatkan respon bagus dari konsumen maka pastinya UKM anda akan melakukan pemesanan lagi. Ini artinya bisnis anda sudah mulai mendapatkan peluang untuk maju.

Manajemen produksi untuk UKM memang merupakan bagian yang tidak kalah penting dengan manajemen SDM untuk UKM. Semakin baik manajemen keduanya, maka akan sangat membantu UKM untuk mencapai keberhasilan.

GRATIS - Materi pelatihan : Bagaimana Cara Menghasilkan 40 Juta/Bulan dari Internet. JANGAN DI-KLIK.