Strategi Pembagian Keuntungan atau Profit bagi UKM

Salah satu lembaga yang berkontribusi untuk memajukan dan mengembangkan perekonomian yang ada di Indonesia berupa profit sharing dalam manajemen UKM adalah keberadaan dan eksistensi dari UKM itu sendiri.

UKM atau Usaha Kecil Menengah adalah lembaga yang memiliki peranan signifikan dalam memajukan dan mengembangkan sektor perekonomian di Indonesia.

UKM bisa menjadi jalan alternatif bagi Anda yang tertantang untuk membuka lapangan baru. Anda juga bisa menjadikan UKM sebagai batu loncatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pasca krisis moneter yang dialami Indonesia pada tahun 1997.

Pada saat itu, banyak perusahaan besar sulit mengembangkan usaha mereka. Dewasa ini, UKM terus tumbuh dan berkembang sehingga UKM adalah salah satu lembaga yang sangat berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah dan berpengaruh juga kepada pendapatan negara Indonesia secara nasional.

Sekilas tentang UKM
Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah istilah yang merujuk pada usaha dengan skala kecil. Usaha ini nantinya menghasilkan profit sharing dalam manajemen UKM dengan jumlah maksimal dari kekayaan bersih sebesar Rp 200.000.000. Harga tersebut belum termasuk harga tanah dan bangunan.

UKM hanyalah salah satu dari sekian banyak badan usaha perseorangan yang bisa didirikan dan juga dimiliki oleh satu orang. Berdasarkan kepadaKeputusan Presiden RI No. 99 tahun 1998, UKM adalah bentuk dari kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil.

Tipe dari bidang usaha yang terdapat pada UKM bersifat heterogen. Usaha-usaha yang dijalankan ini tentu saja perlu untuk dilindungi pemerintah, tujuannya adalah agar tidak tercipta persaingan yang tidak sehat antara satu usaha dengan usaha lainnya.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Secara umum ada dua jenis usaha yaitu usaha besar dan usaha kecil. Namun usaha kecil memberikan beberapa kelebihan yang tidak dimilii oleh usaha besar, salah satunya adalah inovasi. Bagi Anda yang memilih menjadi pelaku usaha kecil, Anda menggunakan strategi tersendiri untuk membuat produk-produk yang unik dan khas.

Tujuannya adalah tak lain dan tak bukan untuk meraih pelanggan-pelanggan baru untuk membeli produk Anda. Produk yang Anda jual harus memiliki daya tarik yang kuat, tujuannya adalah supaya produk Anda bisa bersaing dengan produk-produk lain dan juga berkualitas tinggi.

Pembagian Keuntungan Usaha didalam UKM

Ada tiga jenis profit sharing dalam manajemen UKM yaitu pembagian keuntungan usaha yang berdasarkan pada waktu, pembagian keuntungan usaha yang berdasarkan pada hasil, dan pembagian keuntungan usaha yang berdasarkan pada premi.

Pembagian keuntungan usaha menurut waktu adalah pembagian keuntungan ditentukan berdasarkan pada waktu kerja, bisa per hari, per minggu, atau bahkan per bulan. Kerugian dari sistem ini adalah prestasi karyawan menjadi tidak menonjol dan bukan lagi menjadi patokan utama sehingga motivasi karyawan untuk berprestasi menjadi rendah.

Sedangkan pembagian keuntungan usaha menurut hasil adalah jumlah dari hasil produksi/ berapa target yang dicapai oleh setiap karyawan. Semakin rajin seorang karyawan, maka gajinya semakin tinggi.

Kekurangan dari sistem ini adalah jika tidak ada sistem kontrol yang baik terhadap hasil produksi, maka mutu barang yang dihasilkan rendah. Pembagian keuntungan usaha menurut premi adalah gaji tambahan yang diberikan bagi karyawan yang berprestasi. Hal ini ditekankan agar menjadi motivasi bagi karyawan untuk bekerja lebih baik, optimal, dan efisien.

GRATIS - Materi pelatihan : Bagaimana Cara Menghasilkan 40 Juta/Bulan dari Internet. JANGAN DI-KLIK.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!