Meskipun Di Pecat Namun Cabang yang Saya Pimpin Mendapat Peringkat 1, dan Saya Tetap Mencintai Pekerjaan Ini

Artikel ini merupakan kontribusi dari guest blogger bernama Daniel Nagata

Setiap pekerjaan tentu memiliki tingkat resiko tersendiri, tidak terkecuali bagi seorang Manajer atau Karyawan. Hal inilah yang acapkali membuat para Manajer ataupun Karyawan untuk bermain cantik sebagai savety player.

Pencopotan dari jabatan sebagai Manajer Cabang di sebuah Koperasi Jasa Keuangan pernah saya rasakan 3 tahun silam.

Ya, itulah resiko jadi pekerjaan, sewakt
u-waktu bisa saja di copot. Bahkan terbuka pula kemungkinan untuk di PHK (pemutusan hubungan kerja) dengan atau tanpa alasan yang jelas.

Sebenarnya ini adalah kisah bodoh saya yang belum sempat di publikasikan dimanapun termasuk blog pribadi saya.

Jujur aja saya sangat malu menceritakan kegagalan ini. Bahkan saya berpikir ini hal paling memalukan dalam hidup, sehingga harus saya kubur hingga orang lain tak perlu tahu. Continue reading

Kapan Sebaiknya Anda Berhenti atau Resign dari Pekerjaan?

Ketika anda bekerja di sebuah perusahaan, anda dituntut untuk mampu menyelesaikan segala permasalahan yang ada dengan cara profesional serta dewasa.

Stres pun merupakan bagian yang terhindarkan dari pekerjaan, sehingga karyawan yang baik sebaiknya tidak buru-buru mengajukan permintaan pengunduran diri alias resign setiap kali terbentur masalah, sepanjang masalah tersebut dapat diselesaikan; hal ini dapat memicu tingkat frekuensi berhenti kerja yang tinggi dan kurang baik untuk riwayat kerja.

Sebaliknya, mungkin ada saat-saat yang membuat anda benar-benar berpikir kapan sebaiknya resign alias mengundurkan diri. Continue reading

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!