Tips dan Cara Bisnis Ternak Sapi yang Sukses

Beternak sapi menjadi salah satu jenis usaha bisnis yang menjanjikan untuk dikelola. Ternak sapi yang dilakukan para pebisnis Indonesia umumnya adalah ternak membesarkan anak sapi menjadi sapi dewasa. Dari belum produktif menjadi lebih menghasilkan produksi daging yang jauh lebih besar.

Sebelum Anda memulai usaha bisnis sapi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa jenis sapi yang umumnya ada di Indonesia.

Beberapa jenis sapi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sapi Bali: Ciri sapi bali berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut hingga ke bawah dan juga pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam (garis belut). Keunggulan sapi bali bisa beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang baru.

2. Sapi Ongole: Ciri sapi ongole berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh, bergelambir dan berpunuk, dengan daya adaptasinya baik. Jenis sapi ongole sudah disilangkan dengan sapi Madura, keturunannya di namakan Peranakan Ongole (PO) ciri Peranakan Ongole (PO) sama dengan sapi Ongole namun kemampuan produksinya lebih rendah.

3. Sapi Brahman: Sapi brahman memiliki ciri berwarna coklat sampai coklat tua, dengan warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhannya cepat hingga menjadi primadona sapi potong di Indonesia.

4. Sapi Madura: Sapi madura memiliki ciri berpunuk, berwarna kuning sampai merah bata, sering terdapat warna putih di moncong, ekor dan kaki bawah. Jenis sapi ini memiliki daya pertambahan berat badan rendah.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

5. Sapi Limousin: Sapi limousin memiliki ciri berwarna hitam bervariasi dengan warna merah bata dan putih, terdapat warna putih di moncong kepala, tubuh berukuran besar dan memiliki tingkat produksi yang baik.

Untuk memulai usaha bisnis sapi, berikut ini beberapa tahapan yang perlu diperhatikan:

1. Pemilihan dari sapi bakalan yang akan dibesarkan untuk menjadi sapi dewasa. Beberapa cirri dari sapi bakalan yang baik adalah berumur di atas 2,5 tahun, jenis kelamin jantan, bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm, tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi tetap sehat (kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit), pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus, kotoran normal.

2. Pemeliharaan sapi, meliputi beberapa hal diantaranya adalah penyediaan pakan dan kandang, pengendalian penyakit. Mengelola bisnis sapi memang harus sedikit telaten, namun apabila Anda serius dengan usaha bisnis ini bukan mustahil Anda akan menjadi seorang jutawan.

Berikut ini beberapa tips dan cara yang bisa diperhatikan oleh para pengelola usaha bisnis sapi agar sukses dan berkembang:

1. Bisnis sapi lokal sering kali terganggu dengan kebijakan sapi impor. Salah satu cara pebisnis sapi lokal untuk bisa mempertahankan konsumennya adalah dengan cara menjelaskan kepada konsumen mengenai keunggulan kualitas dari sapi lokal yang jauh lebih baik dibandingkan sapi impor. Meski harganya memang jauh lebih mahal, tapi soal kualitas tentunya masih jauh lebih baik.

2. Para pebisnis ternak sapi sebaiknya memiliki lahan pakan sendiri. Terlebih jika usaha bisnis sapinya jumlahnya besar.

Membuat ladang rumput sendiri secara khusus. Sebagian orang malah banyak yang membiarkan sapi mereka tidur dan mencari makan sendiri di area lahan semak yang banyak rumputnya dan bisa dijadikan sebagai makanan sapi. Banyak yang sukses tanpa kesulitan melihat sapi-sapinya tumbuh sehat. Namun ada juga yang kemudian kehilangan sapi karena diletak di sembarang tempat.

3. Selain beternak sapi, Anda juga bisa memvariasikan usaha bisnis sapi Anda dengan usaha bisnis potong sapi. Bisnis potong sapi biasanya cukup laris saat musim hari-hari besar seperti lebaran, natal, tahun baru dan sebagainya. Orang ingin mendapatkan sajian yang istimewa dengan memilih menu hidangan dari masakan daging sapi.

4. Temukan konsumen tetap untuk bisnis Anda tersebut, diantaranya bisa rumah makan, hotel, orang-orang yang hendak hajatan dan sebagainya. Sapi menjadi menu utama dalam sebuah acara istimewa seperti pernikahan dan sejenisnya, oleh karena itu peluang bisnis ini sebenarnya sangat terbuka luas jika Anda bisa menemukan pasar yang tepat.

5. Bila memungkinkan Anda bisa mencari konsumen dari luar daerah atau bahkan luar negeri. Sapi pun bisa Anda jual dengan menggunakan toko online. Semua itu terserah pada kreatif pebisnis masing-masing.

Nah, bersiaplah untuk memulai usaha bisnis ternak yang menjanjikan ini. Sapi adalah hewan yang digunakan untuk konsumsi, kebutuhan orang akan ada terus menerus terhadap daging sapi, kita perlu mengetahui bagaimana cara yang ampuh untuk bisa sukses dalam usaha bisnis yang satu ini.

Orang bisa kaya raya dengan usaha bisnis sapi. Terlebih jika Anda telah melakukan dengan baik beberapa tahapan memulai bisnis sapi, maka peluang sukses pun semakin besar.

GRATIS - Materi pelatihan : Bagaimana Cara Menghasilkan 40 Juta/Bulan dari Internet. JANGAN DI-KLIK.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!