Mengapa Banyak Anak Muda Seperti Saya Sering Galau, Khawatir dan Cemas akan Masa Depannya?

Artikel ini merupakan kontribusi dari guest blogger bernama Daniel Nagata

Sebagai anak muda biasa, tentu rasa cemas dan khawatir sering menghantui, akibatnya jadi galau. Kalau udah begitu, tingkat kreatifitas nyungsep ke got dan motivasi semakin melorot.

Tidak heran bila anak muda yang mudah galau tidak memiliki daya juang yang kuat untuk menahan laju arus globalisasi. Akibatnya frustasi dan depresi sering menjadi santapan rutin setiap harinya.

Sungguh memprihatinkan keadaan ini, miris dan jurang nestapa makin terbuka lebar. Bila sudah begini, yang justru bekembang biak adalah miskin kreatifitas, kemunafikan dan naif.

Sangat di sayangkan, di usia yang terbilang masih belia ini banyak sisa waktu hanya di habiskan untuk merenung meratapi nasib, menghitung berapa hari lagi kesuksesan menjemput.

Bukankah anak muda itu seharusnya menjadi barometer sebuah perubahan dan kaya akan kreatifitas?

Topik yang menarik untuk di perbicangkan inilah yang akan saya kemas secara mendalam dalam sajian … hari ini.

Eit, tahan dulu. Sebelum melanjutkan ada baiknya siapkan dulu mata, hati dan pikiran Anda, lalu bayangkan Anda sedang berada di dalamnya.

Penyebab Galau dan Cemas akan Masa Depan
Tidak bisa di pungkiri bahwa salah satu pemicu kegalauan seorang anak mudah ialah dari sisi finansial. Lebih spesifik mengarah pada sosok yang paling di nanti yaitu uang.

Bekerja siang malam, pergi pagi-pagi buta, pulangnya saat ayam masuk kandang, hasil pas-pasan. Masih untung buat beli Mobil Baru uangnya pas, untuk liburan bareng keluarga pas, semuanya pas ada saat di butuhkan. Coba kalau uangnya pas untuk hidup setengah bulan?

Belum lagi jebakan macet di jalan yang di lalui hingga bikin motivasi dan kreatifitas semakin mudah menguap ke awan.

Ada satu yang sering terlewatkan, apa itu?

Ya, rasa syukur atas segala yang telah di lalui hari ini. Lantas, mengapa kurang bersyukur menjadi pemicu kegalauan?

Ditengah ketidak pastian, siapa yang bisa bersyukur. Apalagi melihat dan mendengar informasi sesat yang selalu memenuhi otak makin bikin gregetan.
Stop itu semua, saatnya berpikir jernih dan bersyukur atas segala sesuatu yang terjadi hari ini.

Jika tidak ingin galau, sebaiknya hindari informasi dan berita yang sering menyesatkan pikiran Anda. Mulailah mengisi otak dengan informasi yang memicu kreatifitas seperti membaca buku berbobot dan jangan lupa sering sering mampir di blog Strategimanajemen.net yang di update tiap senin pagi.

Saya sendiri, selama hampir 3 tahun terakhir selalu menyempatkan diri untuk mampir di sini, dan saya sangat merasa tercerahkan.

Selanjutnya, segera hindari jalanan macet dan berangkatkan ke kantor lebih awal agar tak terjebak kemacetan. Jika sulit terealisasi, mulaikan untuk berpikir bekerja dari rumah dan tetap produktif.

Ciptakan Peluang dari Hobi Mu Sendiri
Satu hal lagi yang sering memicu kegalauan, tidak adanya kepastian akan masa depan. Hari terus berganti, usia makin bertambah sementara harga makin menggila, dan di sisi lain gaji segitu-gitu aja.

Stop!!!

Tak perlu di pikirkan lagi, yang terpenting lakukan segera apa yang ingin Anda capai. Segera laksanakan rencana yang di buat, jangan cuma disimpan dalam hati, yang ada nanti malah membeku.

Mulailah menciptakan peluang mu sendiri, ini era ledakan internet yang wajib di manfaatkan dengan lebih kreatif.

Tak terhitung lagi jumlah anak muda yang telah membuktikan bahwa kreativitas lah yang memiliki nilai konversi tinggi. Ada Yassa Singgih yang telah sukses dengan Men’s Republic nya, dan sederet anak muda energik lainnya.

Jika masih bingung cara menambah income, coba ikuti kursus online yang di gagas Yodhia Antariksa di Edubisnis.net. Anda akan mendapatkan pencerahan di sana tentang cara meningkatkan penghasilan tambahan selalin gaji di kantor.

Mulailah mengubah hobi menjadi peluang bisnis. Sudah tak terhitung lagi enterprenuer sukses, mereka membuktikan bahwa bisnis yang dimulai dari hobi lebih fantastis dan tak mudah lekang oleh waktu.

Misalnya Anda hobi membaca, coba jadi reseller buku, lalu promosikan secara online, atau mungkin jadi seorang resensi buku profesional yang bayarannya tinggi.

Berpikir & Bertindak Kreatif
Zaman sekarang rasanya udah nggak cukup lagi hanya dengan berpikir positif. Seabrik Rencana jitu aja jika nggak segera di wujudkan dalam tindakan bisa menguap dan lekang di telan waktu. Selain berpikir kreatif, kita juga wajib bertindak lebih kreatif.

Untuk lebih kreatif, mungkin Anda perlu mencoba teknik SCAMPER. Penasaran dengan teknik ini? jangan buru buru tanya, yang kreatif dong mending rajin-rajin googling biar makin tau. Artikel tentang Cara Berpikir Kreatif pernah saya posting dalam blog saya.

Satu lagi, teknik SCAMPER ini juga memicu seseorang agar lebih kreatif dan inovatif dalam bertindak. Bahkan dalam metode pembelajaran / kursus sering juga di terapkan.

Hampir lupa, saya hanya sekedar mengingatkan nih. Beberapa hasil studi menyebutkan bahwa seorang yang kreatif lebih tahan banting sehingga tidak mudah galau, cemas dan khawatir.

Penulis adalah Daniel Nagata – yang memiliki blog bagus tentang pengembangan diri DISINI.

GRATIS - Materi pelatihan : Bagaimana Cara Menghasilkan 40 Juta/Bulan dari Internet. JANGAN DI-KLIK.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!